perbedaan seserahan lamaran dan pernikahan

Perbedaan Seserahan Lamaran dan Pernikahan

Perbedaan Seserahan Lamaran dan Pernikahan. Sebagai tradisi di Indonesia, seserahan dapat disampaikan pada upacara lamaran atau pada saat akad nikah.

Perbedaan antara keduanya akan berbeda berdasarkan konten yang ditawarkan alias pengiriman. Kandungan yang membedakan dapat dilihat pada ada tidaknya sesajen, pemberian buah-buahan, ada daun suruh ayu, ada mas kawin atau tidak, dsb.

Sekilas, Anda akan tahu setelah membaca artikel ini. Itulah mengapa Anda harus mengetahui Perbedaan Seserahan Lamaran dan Pernikahan, sebelum Anda mulai berbelanja untuk calon pengantin. Apa saja perbedaannya, Anda bisa lihat di bawah ini.

Perbedaan Seserahan Lamaran dan Pernikahan

Ada Tidaknya Makanan Tradisional

Anda pasti sudah paham bahwa makanan tradisional bisa diolah. Namun biasanya kalian akan bingung apakah itu tawaran lamaran atau nikah, bukan? Tentunya sesajen makanan tradisional ini diberikan hanya pada saat pengajuan lamaran.

Makanan tradisional umumnya tidak ditawarkan di pesta pernikahan. Ada banyak jenis makanan tradisional yang bisa diberikan saat mengaplikasikannya. Misalnya, Anda mengantarkan paket lengkap kue lapis dan piring jenang.

Pada umumnya jenis makanan tradisional yang diolah ada yang basah dan ada pula yang kering. Jadi bisa saja memberikan makanan tradisional berupa keripik seafood atau keripik lainnya yang sudah dihias, agar terlihat lebih cantik.

Seserahan Dalam Bentuk Buah

Topik selanjutnya yang akan dibahas terkait buah. Seserahan ini biasanya dibungkus dengan keranjang buah. Ada apel, jeruk, pisang, anggur, pir, dll. Kiriman ini umumnya diserahkan pada saat melamar.

Tidak perlu lagi memberikan bingkisan berupa buah-buahan di hari pernikahan. Padahal, pemindahan lajang ini hanya dikirimkan pada saat melamar sebagai lambang, agar kedua calon mempelai bisa hidup bahagia saat sudah menikah.

Harapan dari buah-buah ini adalah agar kedua mempelai dapat hidup berdampingan sampai maut memisahkan mereka. Tentunya ini juga menjadi harapan, agar kalian berdua bisa mempersiapkan diri untuk lebih sehat.

Seserahan Dalam Bentuk Mahar

Yang harus ada dalam pernikahan adalah mahar. Upacara pernikahan ini umumnya berupa aksesoris emas untuk mempelai wanita. Bisa dalam bentuk kalung, cincin, gelang, dll.

Nah, Anda tidak perlu menyerahkan kiriman mas kawin ini saat Anda meminta calon pengantin. Jika Anda sudah berbelanja untuk pengajuan aplikasi, itu bagus. Hanya saja, kado disimbolkan hanya dengan memberikan kado biasa kepada mempelai wanita.

Hal ini akan memiliki arti yang berbeda jika diberikan sebagai kado dalam pernikahan. Bila diberikan dalam perkawinan, hanya bisa disebut mahar. Oleh karena itu, keputusan Anda untuk membuat satu atau dua penawaran. Jika Anda membelinya untuk melamar, Anda pasti harus membelinya untuk pernikahan juga.

Seserahan Seperangkat Alat Sholat

Perbedaan seserahan lamaran dan juga pernikahan adalah ada tidaknya seperangkat alat sholat. Saat melamar calon pengantin, pasti ada sesuatu yang harus Anda bawa. Namun, bukan berarti Anda harus memberikan sesajen berupa alat sholat.

Seserahan, satu set alat sholat, hanya diberikan saat acara pernikahan. Pengiriman ditambah dengan mas kawin dan hadiah untuk pernikahan lainnya.

Karena itu, Anda tidak perlu menyediakan alat sholat saat melamar. Anda bisa menggantinya dengan sesajen lain, seperti makanan atau pakaian tradisional untuk resepsi.

Jika Anda tidak mau repot buat kotak hantaran, kami menyediakan jasa sewa kotak hantaran Medan.

Kosmetik dan Perlengkapan Mandi

Saat Anda pergi melamar, usahakan juga untuk tidak mengalah dalam bentuk kosmetik. Seserahan ini hanya terjadi dalam pernikahan. Tim kosmetik biasanya menanyakan langsung kepada calon pengantin tentang merk yang biasa digunakan.

Sangat disarankan untuk bertanya, karena setiap jenis wajah biasanya memiliki karakteristik kesesuaian make up yang berbeda. Tidak mudah diganti karena dapat menyebabkan iritasi atau jerawat. Biasanya penyajian kosmetik ini diberikan secara utuh, mulai dari foundation, eyeshadow, lipstik, bedak, dan lainnya.

Sedangkan pemberian perlengkapan mandi juga hanya diberikan pada saat acara pernikahan. Anda tidak perlu memberikannya saat melamar. Penyampaian sajian ini biasanya sudah lengkap mulai dari sabun, sampo, lulur, dll.

Seserahan Selop, Kain dan Kebaya

Jika jarak antara lamaran dan resepsi sangat jauh, Anda bisa memberikan hadiah berupa sandal, kebaya atau kain pada saat melamar. Hadiah ini ditujukan untuk calon pengantin wanita untuk digunakan di resepsi.

Jika jarak lamaran dan pernikahan sudah dekat, maka Anda bisa memberikan seserahan hanya pada saat melangsungkan pernikahan. Giliran ini lebih fleksibel, jadi bisa diberikan kapan saja.

Biasanya Anda perlu menyesuaikan warna yang akan diterapkan pada teman yang sudah menikah.

Sekian dulu ya, makasih!

Leave a Reply